Sabtu, 30 Mei 2020

Mendownload Video YouTube Tanpa Aplikasi

Alhamdulillah setelah sekian lama vakum nge-blog karena kesibukan, akhirnya ada juga waktu untuk kembali corat-coret, sekedar berbagi secuil ilmu yang tak seberapa.
Kali ini saya ingin berbagi tentang cara mendownload video YouTube tanpa aplikasi, meskipun pasti sudah banyak yang tahu tapi tidak ada salahnya saya berbagi.
Ada beberapa cara mendownload Video YouTube, yang pertama dengan aplikasi yang di instal di perangkat. Namun terkadang karena terkendala dengan memori perangkat yang penuh membuat sebagian orang memilih untuk cara kedua yaitu mendownload tanpa aplikasi.
Bagaimana caranya?
Yang pertama, buka browser kemudian kunjungi YouTube.com
Setelah itu, silahkan ketikkan di pencarian video atau channel yang ingin dikunjungi.
Kalau sudah anda temukan video yang dicari, dibagian alamat tambahkan "ss" sebelum tulisan "YouTube"
Contohnya seperti ini: 
Alamat asli:
https://m.youtube.com/watch?v=LfnpGdx22Ck
Menjadi: https://m.ssyoutube.com/watch?v=LfnpGdx22Ck
Kalau sudah klik enter, maka akan tampil situs seperti ini :
Setelah itu tinggal klik unduh dan tunggu sampai video yang Anda inginkan ter-download.
Mudah bukan? Silakan mencoba ☺️

Sabtu, 29 Oktober 2016

Mengenal Besaran Pokok dan Turunan

Apa kabar calon-calon orang sukses? Semoga semuanya selalu dalam keadaan Luar Biasa sehat dan bersemangat ya?
Materi pertama yang kita pelajari dalam pelajaran Fisika kelas X adalah Besaran Pokok dan Turunan. Besaran merupakan pembentuk utama fisika, mengapa? Karena besaran digunakan untuk menyatakan hukum-hukum dalam fisika. Dalam kegiatan pengukuran, suatu besaran dibuat relatif terhadap suatu standar atau satuan tertentu.
Besaran dalam fisika ada 2 yaitu Besaran Pokok (ibarat makhluk hidup ini induknya atau awal mulanya terbentuknya besaran turunan) dan Besaran Turunan (namanya saja turunan, maka besaran ini hasil dari pengolahan besaran pokok)

A. Besaran Pokok
     Cara mudah menghafalkan Besaran Pokok adalah PANJi SUka MAin KUcing WAKTU JUMpa ICA.

No
Besaran Pokok
Lambang
Satuan Baku
Simbol
1
2
3
4
5
6
7
Panjang
Suhu
Massa
Kuat Arus
Waktu
Jumlah Zat
Intensitas Cahaya
l
T
m
i
t
N
I
Meter
Kelvin
Kilogram
Ampere
Sekon
Mol
candela
m
K
kg
A
s
mol
cd
mudah kan?

B. Besaran Turunan
     Besaran turunan diperoleh dengan cara menurunkan atau menjabarkan dari dimensi besaran pokok. Ada banyak sekali besaran turunan, diantaranya sebagai berikut :

No
Besaran Turunan
Lambang
Satuan
Simbol
1
2

3
4


5
6
7
8
Kecepatan
Percepatan

Gaya
Luas


Volume
Massa Jenis
Tekanan
Usaha
v
a

F
L


V
ρ
P
W
meter/sekon
meter/sekon2

newton
meter2

meter3
kilogram/meter3
pascal
joule
m/s=ms-1
m/s2=ms-2

N
m2

m3
kg/m3=kgm-3
Pa
J

Selasa, 19 April 2016

Mengenal HTML

Ada yang pusing setiap kali melihat koding html?
Kalau ada, silahkan agan merapat ke blog saya, kita belajar dengan cara yang menyenangkan ^_^
Kali ini saya akan membahas tentang HTML, pastinya agan-agan semua sudah sering mendengar istilah HTML ya?
Kalau belum, silahkan membaca blog maupun website mahasiswa2 saya tercinta yang di share di blog saya.

1. Struktur pokok koding HTML seperti struktur tubuh manusia. Memiliki kepala dan badan.
Kepala dalam bahasa Inggris adalah head (sudah pasti letaknya di atas)
dan badan adalah body (tentu letaknya di bawah kepala atau head).
Penulisannya seperti ini : <head> dan <body>

2. Di kepala atau head terletak Judul dari web. Judul dalam bahasa Inggrisnya bisa juga saya sebut Title ya Gan? Judul kan selalu berada di atas Gan, ibarat sebuah otak atau pemikiran dari sebuah web. Karena itulah dia ada di dalam kepala/head.
Penulisannya seperti ini : <title>

3. Ketika kita membuka pintu, jangan lupa menutup. Begitu pula HTML, ketika sudah membuka koding, jangan lupa menutupnya.
* koding buka seperti ini Gan : <koding>
* koding tutup seperti ini : </koding>

4. Koding HTML memakai bahasa inggris, jadi biar agan tidak kesulitan dalam membuat design web agan bisa menggambarnya dengan bahasa agan sendiri, lalu buat translate ke bahasa inggris dari bahasa agan tadi.


Sekarang kita praktekkan konsep di atas, struktur HTML jadi seperti ini gan :




Setelah memahami struktur html tersebut,  kita coba bikin koding sederhana seperti di bawah ini :

<html>
       <head>
            <title>
                      INI JUDUL ATAU TITLE
            </title>
      </head>

       <body>
                    KODE  DI DALAM BODY MUNCUL DI SINI
       </body>
</html>


jangan lupa disimpan gan. untuk menyimpannya harus diberi akhiran ".html" ya, contohnya : index.html, coba.html, latih.html dll. nah, untuk selanjutnya agan bisa membuat kreasi sendiri pada koding di atas. Contohnya seperti ini :

* pada body bisa ditambahkan background berupa warna, background disingkat bg, warna bahasa inggrisnya color. setelah color, diberi tanda "sama dengan" lalu pilih warna yang dinginkan. ada beberapa koding warna, namun jika agan belum menghafalnya, bisa memilih warna dalam bahasa inggris.
* kodingnya jadi seperti ini :

<html>
       <head>
            <title>
                      INI JUDUL ATAU TITLE
            </title>
      </head>

      <body bgcolor="magenta">
                   KODE  DI DALAM BODY MUNCUL DI SINI
      </body>
</html>


mudah ya gan? silahkan dicoba ^_^

Minggu, 11 Januari 2015

Membuka Sheet Excel Yang Diproteksi

"Oh tidak!!!! aku lupa passwordnya!!!" pernah mengalami berteriak seperti itu, saat lupa password yang dibuat sendiri untuk memproteksi sheet di Excel Gan?
Maksud hati ingin mengamankan rumus yang dibuat untuk menghindari human erorr alias tidak sengaja teredit, tapi akhirnya ketika butuh untuk mengembangkan aplikasi, justru lupa password yang dibikin sendiri.
Jangan khawatir Gan, yang pertama harus agan lakukan adalah mengambil teh atau kopi dan cemilan hehe. Setelah itu duduk di depan PC dan lakukan langkah-langkah berikut :


1. Klik kanan pada sheet yang diproteksi lalu pilih view code (jika sheet sudah dihidden tekan Alt+F11)

Gambar 1. Klik kanan Sheet-View Code


2. Jika sudah, silahkan masukkan kodedi bawah ini :


Sub InternalPasswords()

Dim i As Integer, j As Integer, k As Integer
Dim l As Integer, m As Integer, n As Integer
Dim i1 As Integer, i2 As Integer, i3 As Integer
Dim i4 As Integer, i5 As Integer, i6 As Integer

On Error Resume Next

For i = 65 To 66: For j = 65 To 66: For k = 65 To 66
For l = 65 To 66: For m = 65 To 66: For i1 = 65 To 66
For i2 = 65 To 66: For i3 = 65 To 66: For i4 = 65 To 66
For i5 = 65 To 66: For i6 = 65 To 66: For n = 32 To 126

ActiveWorkbook.Unprotect Chr(i) & Chr(j) & Chr(k) & _
Chr(l) & Chr(m) & Chr(i1) & Chr(i2) & Chr(i3) _
& Chr(i4) & Chr(i5) & Chr(i6) & Chr(n)

ActiveSheet.Unprotect Chr(i) & Chr(j) & Chr(k) & _
Chr(l) & Chr(m) & Chr(i1) & Chr(i2) & Chr(i3) _
& Chr(i4) & Chr(i5) & Chr(i6) & Chr(n)

If ActiveWorkbook.ProtectStructure = False Then

If ActiveWorkbook.ProtectWindows = False Then

If ActiveSheet.ProtectContents = False Then

Exit Sub

End If

End If

End If

Next: Next: Next: Next: Next: Next
Next: Next: Next: Next: Next: Next


End Sub


Gambar 2. Masukkan Code


3. Setelah code dimasukkan, silahkan klik Run.



Gambar 3. Klik Run


4. Minum kopi/teh yang sudah agan sediakan, dan nikmati cemilan sambil menunggu proses berjalan hehe. Jika excel muncul tulisan "Not Responding" jangan segera ditutup Gan. Biarkan saja prosesnya berjalan.

5. Setelah proses selesai (tanda loading berhenti) maka silahkan close halaman makro, dan coba edit sheet agan tadi. Insya Alloh berhasil.

Silahkan dicoba, semoga secoret tulisan ini bermanfaat. ^_^.

Belajar Operator dan Tipe Data di Delphi (Kalkulator Sederhana)

Belajar operator bilangan dan tipe data kadang dianggap membosankan dan membuat pusing bagi sebagian calon progamer khususnya pejuang-pejuang tercinta saya. Tapi kalau belajarnya sambil bermain-main membuat kalkulator sederhana, akan terasa jadi lebih mudah diingat dan menyenangkan kan? kan? kan?

Ok, untuk langkah awal silahkan membuat design kalkulator sederhana yang terdiri dari :
a. 4 label
b. 3 edit (dalam VB namanya text field Gan) untuk menempatkan bilangan pertama, kedua, dan hasil operasi bilangan
c. 4 button untuk tombol penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.
Contoh designnya seperti di bawah ini (agan bisa membuat design sendiri yang lebih menarik) :
Gambar 1. Design Kalkulator

  • Edit 1 ubah name-nya menjadi EdBil1, Edit 2 ubah name-nya menjadi EdBil2, Edit 3 ubah name-nya menjadi EdHasil. Kemudian untuk Text-nya dikosongkan semua ya Gan? (Name dan Text dicari di object inspector ya Gan?)
  • Button 1 ubah caption-nya menjadi "Jumlah", Button 2 ubah caption-nya menjadi "Kurang", Button 3 ubah caption-nya menjadi "Bagi" dan Button 4 ubah caption-nya menjadi "Kali" (Caption dicari di object inspector masing-masing object ya Gan?)
  • Label 1 ubah caption-nya menjadi Bilangan A, Label 2 ubah caption-nya menjadi Bilangan B, Label 3 ubah caption-nya menjadi Hasil

Sekarang kita akan mulai memberikan koding. Jangan sampai salah menempatkan koding ya Gan? Ntar pas user pakai kalkulator agan dan diklik button yang ada caption penjumlahan tapi hasilnya jadi perkalian kan bisa gawat (kesalahan yang terlihat kecil tapi berakibat besar)

1. Double klik Button 1 (caption Jumlah), kita isikan koding penjumlahan seperti di bawah ini Gan :


procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);
var bil_a:integer;
bil_b:integer;
hasil:integer;
begin
bil_a:=strtoint(EdBil1.Text);
bil_b:=strtoint(EdBil2.Text);
hasil:=bil_a+bil_b;
EdHasil.Text:=inttostr(hasil);
end;

*Penjelasan koding :
a. koding warna biru :

  • Kita harus mendefinisikan objek yang akan diproses. Dalam hal ini kita ibaratkan bil_a, bil_b, dan hasil
  • Bilangan yang akan kita proses di latihan kita adalah bilangan bulat jadi tipe data yang digunakan adalah "integer" yang merupakan tipe data untuk bilangan bulat. Kita variabel-kan bil_a, bil_b, dan hasil dengan integer

b. koding warna merah :
  • Dalam delphi, semua yang diinputkan pada Form, bertipe data String (tipe data untuk huruf) , sehingga jika suatu program membutuhkan proses perhitungan, harus ada konversi data dari string ke dalam bentuk tipe data numerik
  • Kita akan mengkonversi tipe data string input di EdBil1 dan EdBil2 menjadi integer jadi kita menggunakan konversi strtoint. Syntaxnya adalah nama_variabel :=konversi(komponeninput)
  • bil_a merupakan konversi string ke integer dari semua bilangan yang diinputkan di EdBil1.Text dan bil_b merupakan konversi string ke integer dari semua bilangan yang diinputkan di EdBil2.Text


c. koding warna hijau :

  • Setelah input, saatnya membuat koding untuk prosesnya
  • hasil merupakan penjumlahan bil_a dan bil_b

d. koding warna ungu :

  • Kalau tadi pada saat mengolah input kita menggunakan bilangan jadi membutuhkan tipe data integer, maka sekarang kita menampilkan hasil input yang sudah diproses ke dalam EdHasil.Text yang berupa huruf (tipe data string)
  • Konversi yang digunakan adalah integer ke string (inttostr). Syntax-nya adalah komponen_output:=konversi(nama_variabel)
  • EdHasil.Text adalah hasil konversi output dari integer ke string hasil

e. koding warna hitam :

  • itu sih koding utama Gan hehehehe.... ^_^



2. Sekarang klik di Button 2 (caption Kurang). Masukkan koding di bawah ini :


procedure TForm1.Button2Click(Sender: TObject);
var bil_a,bil_b,hasil:integer;
begin
bil_a:=strtoint(EdBil1.Text);
bil_b:=strtoint(EdBil2.Text);
hasil:=bil_a - bil_b;
EdHasil.Text:=inttostr(hasil);
end; 


*Penjelasan  :
kodingnya hampir sama dengan koding penjumlahan Gan, tapi lihat di koding proses warna hijau. Penjumlahan diganti pengurangan.

3. Klik Button 4 (caption Kali). Masukkan koding di bawah ini :


procedure TForm1.Button4Click(Sender: TObject);
var bil_a,bil_b,hasil:integer;
begin
bil_a:=strtoint(EdBil1.Text);
bil_b:=strtoint(EdBil2.Text);
hasil:=bil_a * bil_b;
EdHasil.Text:=inttostr(hasil);
end;

*Penjelasan :
kodingnya hampir sama juga Gan, bedanya di bagian proses koding warna hijau diganti tanda (*) yang berarti kali

4. Klik Button 3 (caption Bagi). Masukkan koding di bawah ini :


procedure TForm1.Button3Click(Sender: TObject);
var bil_a, bil_b:integer;
hasil:real;
begin
bil_a:=strtoint(EdBil1.Text);
bil_b:=strtoint(EdBil2.Text);
hasil:=bil_a / bil_b;
EdHasil.Text:=floattostr(hasil);
end;

*Penjelasan :
Ternyata ada beberapa perbedaan ya Gan? Pada variabel hasil koding warna merah, proses warna hijau, dan koversi output koding warna ungu. Berikut saya uraikan :
a. Pada pembagian, tidak mungkin jika hasilnya selalu bulat. Contohnya 1 dibagi 2 hasilnya adalah 0,5 (bilangan pecahan atau desimal) Sehingga kita harus memberi tipe data untuk bilangan desimal atau pecahan pada hasil yaitu dengan variabel real (variabel untuk pecahan atau desimal).
b. Pada proses warna hijau, karena kita akan membuat koding pembagian maka tandanya diganti menjadi (/) yang berarti bagi.
c. Pada hasil, karena dia merupakan tipe data real maka pada saat akan ditampilkan konversinya dari tipe data real ke string. Kita gunakan konversi floattostr.

Sekarang saatnya kita run program kita. Hasilnya seperti di bawah ini :
Gambar 2. Hasil Kalkulator Sederhana
Bagaimana? Mudah dan menyenangkan kan Gan? Agan juga bisa menambahkan operator yang lain untuk membuat kalkulator agan lebih lengkap. Berikut Jenis operator yang bisa agan tambahkan :
* Derajat Operator :
1.  @, not
2.  *,/,div,mod,and,shl,shr,as
3.  +,-,or,xor
4.  =,<,>,<=,>=,<>,in,is

* Operator Assigment:

Operator Fungsi Tipe yang diproses Tipe hasil proses
* >> Perkalian >> Integer, real Integer, Real
/  >> Pembagian >> real Integer, real Integer, Real
+ >> Penjumlahan >> Integer, real Integer, Real
- >> Pengurangan >> Integer, real Integer, Real
Div >> Pembagian >> integer Integer Integer
Mod >> Sisa hasil bagi >> Integer integer
//Contoh penerapan :
Angka : = 15 * 2, {Hasil 30}
Angka : = 18 / 2, {Hasil 9}
Angka : = 5 + 2, {Hasil 7}
Angka : = 5 - 2, {Hasil 3}
Angka : = 10 Div 2; {Hasil 5}
Angka : = 10 mod 2; {Hasil 0}

* Operator Relasi :

Operator relasi berfungsi untuk membandingkan suatu nilai (ekspresi) dengan nilai (ekspresi) lain yang akan menghasilkan suatu nilai logika (boolean) yaitu True atau False. Kedua data nilai yang dibandingkan tersebut harus memiliki tipe data yang sama.

*Operator Logika :

AND >> Dan >> Integer Boolean
OR >> Atau >> Integer Boolean
Not >> Tidak >> Integer Boolean
Xor >> Exclusive Or >> Integer Boolean
Shl >> Geser Ke kiri >> Integer Boolean
Shr >> Geser ke Kanan >> Integer Boolean

*Operator Boolean :

And >> Dan >> Boolean Boolean
Or >> Atau >> Boolean Boolean
Not >>Tidak >> Boolean Boolean
Xor >> Exclusive Or >> Boolean Boolean

*Berikut contoh konversi tipe data dalam delphi.
• String ke Integer Strtoint
• String ke Real strtofloat
• String ke currency strtocurr
• Integer ke String inttostr
• Real ke String floattostr
• Currency ke String currtostr

Demikian Game kita kali ini. Silahkan dicoba.... ^_^

referensi : Pemrograman Delphi, Agus Sunarso, S. Kom







Kamis, 25 Desember 2014

Belajar Delphi Sambil Bermain

Tak kenal maka tak sayang, jadi supaya para calon programer suka membuat koding pemrograman dengan delphi, kenalan dulu dengan Delphi yuk?
Siapa sih Delphi itu?
Delphi adalah kompiler / penterjemah bahasa Delphi (awalnya dari Pascal) yang merupakan
bahasa tingkat tinggi sekelas dengan bahasa pemrograman Basic, C (jadi Delphi adalah anaknya Pascal nih) ^_^
Bahasa Pemrograman Delphi disebut bahasa prosedural, maksudnya bahasa/sintaknya mengikuti urutan tertentu / prosedur.
Bahasa pemrogramannya tentu berbeda dengan Visual Basic, atau PHP tapi yang pasti semua bisa dipelajari sambil tersenyum dan bermain biar asik ^_^

*Memulai Pemrograman Delphi*


1. cara untuk menjalankan program Delphi adalah dengan melalui menu Start > Programs > Borland Delphi > Delphi.

Gambar 1. Memulai Delphi dari Menu Start
2. Pada saat pertama kali terbuka, akan muncul form baru yang merupakan lingkungan kerja Delphi.
Gambar 2. Lingkungan Kerja Delphi
Lebih detailnya, lembar kerja Delphi ini terdiri dari :
a. Main menu
Merupakan penunjuk ke seluruh fasilitas yang disediakan aplikasi Delphi
Gambar 3. Menu Pemrograman Delphi
b. Toolbar / Speedbar
Merupakan Icon (Sortcut) yang dirancang untuk lebih memudahkan menjangkau fasilitas yang ada pada Delphi.
Gambar 4. Toolbar
c. Component Palette
Merupakan komponen-komponen VCL(Visual Component Library) yang dikelompokkan kedalam Tab-tab, komponen komponen inilah yang akan digunakan untuk merancang interface atau antar muka aplikasi.
Gambar 5. Componen Palette
d. Form Designer
Merupakan interface (antar muka) apalikasi yang akan dibangun.
Gambar 6. Form Pemrograman Delphi
e. Code Editor
Code editor merupakan tempat untuk menuliskan kode program menggunakan bahasa object Pascal.
Gambar 7. Code Editor
f. Code Explorer
Code explorer berisi daftar yang menampilkan semua tipe,class, properti , method, variabel global, rutin global yang telah didefinisikan di dalam unit.
Gambar 8. Code Explorer
g. Object Inspector
Object inspector digunakan untuk mengubah properti atau karakteristik dari suatu komponen.
Gambar 9. Object Inspector
h. Object Tree View
Object tree view berisi daftar komponen yang sudah diletakkan di form designer.
Gambar 10. Object Tree View

3. Mulai bermain dengan Delphi
  • Ok, sekarang coba anda pilih "standar" di component palette dan klik "label" setelah itu letakkan di dalam form.
  • Di bagian Object Inspectornya, Caption dari "Label 1" tulislah "Welcome to Delphi Area", font size-nya "Tahoma 24", dan Style Color-nya Bold Red
  • Sekarang letakkan "label" baru lagi di form, pada label 2 ini yang kita setting di Object Inspectornya adalah bagian Visible. Jadikan "False" (Visible false berarti pada saat dirun, label 2 tidak terlihat)
  • Sekarang letakkan 2 "button" yang fungsinya sebagai tombol. Pada bagian caption, tulislah "Continue" dan "Next"
  • Sekarang klik di form-nya dan pada bagian caption, tulis "Mengenal Pemrograman Delphi…!"
  • Hasilnya seperti di bawah ini
Gambar 11. Desain Layout Program 1
  • Sekarang double klik pada button 1, masuk pada area code masukkan kode berikut :


Label2.Caption := 'Selamat Belajar and Good Luck.....!';
Label2.Font.Color := clGreen;
Label2.Font.Size := 16;
Label2.Visible := true;

Coba bandingkan koding baris pertama tersebut dengan koding visual basic, jika dalam visual basic setelah caption tanda yang digunakan adalah = maka di dalam delphi memakai tanda := di visual basic diapit tanda " di delphi memakai tanda ' di delphi selalu diakhiri tanda ; sedangkan di visual basic tidak.  

Penjelasan dari koding di atas adalah : 

Pada saat Button 1 diklik (karena yang diberi kode adalah button 1) maka 
Label 2 akan bertuliskan Selamat Belajar and Good Luck.....!
Label 2 warna hurufnya akan berubah menjadi hijau
Label 2 ukuran hurufnya akan berubah menjadi 16
Label 2 akan menjadi terlihat (karena visible-nya menjadi true)
kalau sudah silahkan dijalankan koding tersebut. Caranya klik "run" seperti di bawah ini :
Gambar 12. Proses Run

Jika berhasil, maka hasil tampilan program pertama kita adalah sebagai berikut :
Gambar 13. Hasil Program 1
Bagaimana? Mudah kan? Selamat Mencoba latihan sederhana ini ^_^
Referensi : Pemrograman Delphi, Agus Sunarso, S. Kom

Jumat, 13 Juni 2014

CARA MENGUPLOAD WEBSITE

Tiba-tiba saja di tengah kesibukan, tergerak untuk menulis lagi karena banyak sekali pertanyaan yang diajukan "pejuang-pejuang tercinta" saya kepada saya ketika saya memberi tugas kepada mereka. Tugas itu berupa pembuatan sebuah website dengan php dan database phpmysql kemudian menguploadnya. Tak dapat dilukiskan betapa senang dan puasnya saya jika mereka berhasil menyelesaikan setiap tugas yang saya berikan.
Untuk diperhatikan adalah :
1. Sebelum mengupload website, pastikan ada halaman index pada website yang anda buat. Karena halaman pertama yang diakses adalah index.
2. Daftar pada domain dan hosting, ada yang berbayar dan ada juga yang free. Tapi saya sarankan pakai yang berbayar saja. Bayar tak seberapa dan lebih "aman". Dalam hal ini adalah security-nya (pengalaman pribadi dicrack teman sendiri dan tidak bisa mengontak server hehehehe...) tapi maklum deh, namanya juga temennya anak2 IT. Mungkin juga maksud dia crack karena ingin kasih tahu kelemahan hosting gratisan tersebut.
3. Pastikan domain hosting anda sudah aktif, ada yang masa pengaktifan 1 minggu setelah transfer dan sebagainya.
4. Bagi yang daftar domain hostingnya terpisah, jangan lupa mengarahkan domain hosting anda. Biasanya anda akan dikirimi email cara mengarahkannya. Ya kalau di kotak masuk tidak ada, cari saja di Spam mungkin nyasar ke situ.
5. saatnya upload.... jreng-jreng-jreng... Di bagian address: ketik nama domain Anda, tanpa http:// . Misalnya tokopesawat.com, bukan http://tokopesawat.com
Username dan password, Anda bisa langsung menggunakan username dan password CPanel
6. Jika koneksi telah berhasil dilakukan, maka anda dapat melakukan proses upload. Terlebih dahulu, pastikan Anda masuk ke folder public_html pada website anda, karena public_html adalah folder tempat file-file anda akan ditampilkan. Kemudian, anda dapat menseleksi file (pada local site) yang akan anda upload, lalu klik kanan, dan pilih upload.
7. Jangan lupa bikin database, Buka CPanel dan pilih Ikon Mysql. Sesuaikan saja nama database dengan database anda. Baru kemudian diimport database anda ke situ.
8. Satu hal, pada saat anda membuat design di localhost, tentu koneksi anda terarah ke localhost. Nah karena nantinya akan diupload di hosting, maka koneksi anda harus diganti. Buka file koneksi anda kemudian diganti sesuai arahan server.
9. Setelah anda selesai melakukan upload, pastikan anda menutup koneksi ke website, apalagi jika anda menggunakan internet dari fasilitas umum seperti warnet. Caranya, klik icon “disconnect from server”.
Silahkan dicoba secoret tulisan ini, semoga membantu... ^.*